Copy and Paste

Anda bebas mengambil content blog ini, tapi mohon sebutkan alamat blog ini dalam tulisan Anda.

You are free to copy the content of my blog. However, please let your readers know my blog as your source.

Selasa, 22 Juli 2008

Cerita buat Balita - Our Iceberg is Melting 5

Sebagaimana diungkap di episode sebelumnya, kawanan pingguin yang telah menyadari rumah mereka, gunung es, bisa hancur menghadapi tantangan resistensi yang tidak ringan. Tokoh No-No yang berstatus sebagai anggota dewan pimpinan terus menyebarkan kesan negatif. Belakangan setelah taktik disesuaikan, keadaan menjadi terbalik. Pengaruh No-No hampir hilang, sementara para pendukung reformasi kembali meningkat semangatnya.

Akhirnya, tim pencari gunung es baru menemukan kandidat tempat tinggal yang bagus. Profesor ditugaskan untuk meninjau bersama para sukarelawan penjelajah. Sebenarnya beliau nggak menyukai tugas itu, tapi apa boleh buat demi keselamatan koloni. Profesor menggunakan beberapa kriteria untuk memastikan gunung es yang baru benar-benar cocok untuk tempat tinggal mereka, antara lain sebagai berikut. Gunung es yang baru harus memiliki dinding-dinding pelindung. Ia juga harus berdekatan dengan lokasi yang kaya ikan.

Setelah dipastikan, dibuatlah rencana pindahan. Ketika pindahan akhirnya dilakukan, beberapa masalah kecil timbul. Misalnya ada sebagian kecil pingguin yang tersesat, tapi masih bisa diselamatkan. Di tempat baru, mereka memulai hidup baru, dan yang paling penting adalah mereka berhasil memecahkan mitos bahwa mereka harus tinggal di tempat yang sama selamanya. Kawanan pingguin adalah tempat tinggal mereka. Tempat tinggal mereka adalah koloni. Tidak begitu lagi. Mereka mampu berubah dan beradaptasi.

Setelah kepindahan yang pertama, kebiasaan mencari tempat tinggal baru seperti kawanan camar tetap diteruskan. Tim penjelajah pencari gunung es baru menjadi tim yang terhormat. Kawanan pingguin selalu mencari kemungkinan mendapatkan tempat tinggal terbaik pada tiap masa dan situasi. Kawanan sudah tidak resah lagi kalau harus pindah. Mereka terus mengembara. Terus beradaptasi!

Sekian!

1 komentar:

Fretdy Purba mengatakan...

- Pesan moral dari cerita ini adalah melakukan perubahan membutuhkan pengorbanan.
- Dalam cerita ini digambarkan bagaimana sebuah ide baru dari Fred yang semula sangat diterima akhirnya malah menjadi penyelamat koloni, ternyata menuai tantangan (resistensi)yang sgt besar. Namun tantangan yang paling berat ternyata bukan berasal dari luar tapi dari dalam sistem.
- Kunci keberhasilan mewujudkan perubahan ternyata bukan karena hebatnya atau aslinya ide (inovasi) yang baru tapi terletak pada KOMUNIKASI yang baik. Bagaimana Fred bisa mengkomunikasikan idenya kepada Dewan, kemudian bagaimana Fred bisa mencari tim-nya yang sangat solid dan jangan lupa juga berkompeten (ini ditandai dengan ia merekrut sang professor sbg anggota tim-nya).
-Dan terakhir yang tak kalah pentingnya adalah bagaimana kita memberikan reward (penghargaan) kepada anggota, tim atau siapapun yang membantu kita mewujudkan perubahan dimaksud. Ini ditandai bagaimana akhirnya Fred cs memberikan penghargaan kepada para pencari gunung es yang baru (dalam hal ini reward yang diberi adalah ikan-2)agar mereka tetap semnagat untuk menjalankan pekerjaannya.

addthis

Live Traffic Feed